Jangan Panik, Berikut Cara Mengatasi Ruam Popok dan Penyebab Ruam Pada Bayi

Category: Parenting 5

Jangan Panik, Berikut Cara Mengatasi Ruam Popok dan Penyebab Ruam Pada Bayi

Masalah ruam popok bayi bisa menjadi masalah yang serius bagi orang tua baru. Walaupun ruam popok adalah masalah kulit yang sering terjadi, namun jika dibiarkan akan menjadi masalah kulit yang serius. Ketika mengalami ruam, Si Kecil akan merasa tidak nyaman dan mudah rewel. Oleh karena itu, Bunda perlu tahu cara mengatasi ruam dan penyebabnya.

Langkah-Langkah Mengatasi Ruam Popok Bayi

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam penanganan masalah ruam popok adalah memastikan agar kulit Si Kecil selalu kering dan bersih. Berikut adalah beberapa cara yang perlu Bunda lakukan apabila Si Kecil mengalami ruam popok, yaitu:

  • Cuci tangan sampai bersih sebelum melepaskan dan mengganti popok bayi.
  • Apabila popok basah dan terkena kotoran maka popok harus segera diganti.
  • Bersihkan bagian kulit bayi yang tertutup oleh popok menggunakan air bersih. Bunda juga bisa menggunakan sabun bayi yang lembut agar kulit menjadi lebih bersih. Jika tidak ada air, Bunda bisa menggunakan tisu basah yang bebas dari pewangi dan alkohol.
  • Keringkan kulit menggunakan handuk atau kain yang lembut hingga benar-benar kering.
  • Oleskan krim pelembap dengan kandungan zinc oxide. Krim ruam juga dapat ditemukan dengan mudah di apotek atau toko obat.
  • Setelah krim pelembap meresap dan kering, pakaikan popok bersih untuk bayi.

Apabila Bunda telah melakukan langkah-langkah penanganan, tetapi masalah ruam kulit masih terlihat selama 2 sampai 3 hari artinya Bunda memerlukan bantuan dokter. Dokter akan memberikan krim yang tepat untuk masalah kulit bayi. Ketika proses penyembuhan, Bunda tidak boleh menggosok bagian kulit bayi yang lecet dan harus mencegah Si Kecil untuk menggaruknya.

Bunda juga bisa berhenti menggunakan popok untuk beberapa hari sampai area yang terkena ruam sembuh.

Penyebab Ruam Popok

Ruam bisa disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa penyebab ruam popok, yaitu:

  1. Infeksi jamur dan bakteri

Area alat kelamin, paha, dan bagian bokong Si Kecil yang sering bersentuhan dengan popok akan lebih lembap dan hangat. Gunakan popok berkualitas agar Si Kecil selalu merasa nyaman. Popok Merries memiliki tiga lapisan bersirkulasi udara yang membuat kulit Si Kecil lebih kering https://merries.co.id/community-parenting/kesehatan/jangan-sepelekan-ruam-popok-begini-cara-mengatasinya.

  1. Popok yang sempit

Popok yang sempit atau terlalu ketat akan membuat kulit bayi selalu bergesekan dengan lapisan popok. Apabila gesekan terjadi terus menerus, kulit bayi akan mengalami lecet atau ruam.

  1. Popok lembap

Apabila Bunda jarang mengganti popok Si Kecil maka hal tersebut bisa menjadi penyebab bayi mengalami ruam. Cairan urine dan tinja yang bercampur akan mengakibatkan infeksi dan iritasi pada kulit bayi. Segera ganti popok bayi yang sudah basah dan penuh.

Menjadi orang tua baru akan dipenuhi dengan berbagai pengalaman yang tidak terbayangkan dengan berbagai kebahagiaan yang ada. Agar bisa membuat Si Kecil tetap nyaman, Bunda perlu mengetahui berbagai hal mengenai bayi, termasuk masalah ruam popok.

Related Articles