Teori Perkembangan Anak Usia Dini Menurut Para Ahli

Category: Parenting 149

Menyimak perkembangan anak tentu merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal ini tentu saja akan berkaitan dengan keadaan si anak di masa yang akan datang. Perlu diketahui bahwa perkembangan seorang anak bersifat kumulatif. Ini berarti bahwa perkembangan yang satu dengan perkembangan yang lain sangat berhubungan dan menjadi dasar perkembangan. Oleh karena itu, anda tentu harus mengerti berbagai fase perkembangan anak dan mencoba mengarahkannya. Ada beberapa teori tentang perkembangan anak usia dini menurut para ahli yang dapat dijadikan acuan. Berikut beberapa teori tersebut.

Teori behaviorisme

Teori pertama yang dapat anda pelajari adalah teori behaviorisme. Ini adalah salah satu teori perkembangan anak usia dini yang sangat penting untuk diketahui. Tujuan dari teori ini adalah membentuk kepribadian anak yang tentu akan dilakukan setiap hari. Ada beberapa aspek yang penting di dalam teori ini, yaitu operant conditioning dan classical conditioning. Operant conditioning adalah memberikan bantuan kepada si anak ketika dalam perkembangannya ia sedikit menjauh dari tujuan awal. Sedangkan classical conditioning adalah memberikan stimulus, yang dapat berupa hadiah atau lainnya jika si anak berhasil mencapai tujuan yang dicanangkan.

Teori maturationis

Teori maturiationis juga merupakan salah satu teori yang cukup penting untuk meningkatkan perkembangan anak, terutama pada usia-usia tertentu. Hal yang menarik dari teori ini adalah orang tua memberikan kebebasan pada si anak untuk berkembang. Salah satu teori dari perkembangan anak usia dini menurut para ahli ini memang terfokus pada pengalaman pribadi seorang anak. Tugas seorang orang tua adalah menempatkan anak pada lingkungan yang tepat, terutama lingkungan sekolah, agar perkembangan diri seorang anak dapat lebih maksimal. Anak tentu akan mengalami berbagai pengalaman penting dan mengenal banyak hal baru dari lingkungan.perkembangan anak usia dini menurut para ahli

Teori interaksi

Teori lain yang juga penting untuk dipahami dalam perkembangan anak usia dini adalah teori interaksi. Ini adalah teori yang menyatakan bahwa perkembangan anak merupakan hasil dari proses interaksi yang dilakukan. Dalam hal ini, tentu saja seorang orang tua harus memperhatikan pola interaksi seorang anak. Dengan interaksi yang sehat, tentu perkembangan seorang anak akan menjadi lebih maksimal. Anak akan lebih aktif dan mandiri setelah mengetahui apa saja dari proses interaksi yang mereka lakukan sendiri.

Nah, dari beberapa penjelasan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa ada beberapa teori yang dapat dipelajari untuk memaksimalkan perkembangan anak, terutama pada usia tertentu. Beberapa teori dalam perkembangan anak usia dini menurut para ahli tentu akan mengarahkan anak menjadi lebih baik sebagaimana diinginkan. Akan tetapi, para orang tua juga harus tahu bahwa peran mereka sangat besar dalam mengarahkan perkembangan tadi. Oleh karena itu, jadilah orang tua yang terbuka dan berpandangan yang lebih jauh.

Related Articles